Dewi Aryani : Mau Cantik Cari Kosmetik Yang Aman

Vimanews-TEGAL-Sekitar 500 undangan menghadiri Sosilisasi dengan Tema “Memilih Kosmetik Yang Aman” yang digelar anggota DPR RI Komisi 9 Fraksi PDI Perjuangan DR. Dewi Aryani, MSi bersama BPOM Jawa Tengah, Kamis (9/8/18) di Dian Hotel Slawi.

Sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut selain DR Dewi Aryani msi juga dari BPOM Jawa Tengah yaitu Plt kepala BPOM Jateng Dra Zeta Rina Pudjiastuti M.Kes.

“Cantik memang perlu tapi jangan lupa untuk waspada dan jeli dalam memilih produk kosmetik,” tegas Dewi Aryani.

Saat ini, menurut Dewi,banyak beredar kosmetik yang secara instan dapat memberi dampak kecantikan misalkan tiba tiba jadi lebih putih, lebih langsing dan bahkan banyak masyarakat yang secara sengaja melakukan tindakan penggunaan kosmetika atau bedah kosmetika namun dilakukan bukan oleh pakar.

“Kepada BPOM, kami juga menekankan untuk melakukan sidak secara rutin dan menjangkau pula pasar tradisional di desa-desa,”tandasnya.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan saat ini sudah banyak beredar kosmetik tanpa ijin edar dan mengandung zat berbahaya di pasar desa.

“Hal tersebut menjadi tanggung jawab kita besama termasuk aparat, untuk menghindari dampak berbahaya kosmetik, para produsen dan pengedar harus mendapatkan hukuman berat,” tandas Dewi Aryani.

Sementara itu, plt Kepala BPOM Jawa Tengah Dra Zeta Rina Pudjiastuti M.Kes menjelaskan umumnya kini produk kosmetik yang beragam dapat diperoleh dengan mudah di pasar online. Sayangnya tak semua wanita mampu
memilih kosmetika yang aman dan legal. Salah-salah membeli produk kecantikan, wanita justru akan merugi.

Untuk mencegah hal yang tak diinginkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan lima langkah cerdas dalam memilih kosmetika, yaitu: Kemasan yaitu Kenali kemasan kosmetika dengan baik. Jangan membeli kemasan atau sediaan yang rusak atau jelek.

“Teliti kemasan dan wadah baik penampilan fisik seperti segel dan isinya. Produk yang masih baik mempunyai bentuk dan warna merata, stabil, serta tidak ada bercak kotoran,” ulasnya.

Kemudian, lanjut Zeta, Penandaan yaitu pastikan penandaan atau label tercantum jelas dan lengkap, meliputi: nama produk, nomor kode produksi, nama dan alamat lengkap pemohon notifikasi, nama dan negara produsen untuk kosmetika impor, netto, komposisi,
tanggal kedaluwarsa dan kegunaan dan cara penggunaan dalam bahasa Indonesia.

“Komposisi juga harus kita perhatikan, kenalilah jenis kulit atau rambut Anda. Perhatikan komposisi bahan yang tercantum dalam kosmetika, hindari penggunaan kosmetika bila Anda
memiliki riwayat alergi, iritasi, atau sensitifitas kulit terhadap salah satu bahan dalam komposisi kosmetika tersebut,”terang Zeta.

Menurut Zeta, untuk kegunaan dan cara penggunaan juga salah satu yang perlu diperhatikan dengan memilih kosmetika yang sesuai kebutuhan dan bukan karena iklan semata. Baca terlebih dahulu kegunaan dan cara penggunaan yang tercantum pada label.

Selain itu juga perhatikan masa kadaluwarsa. “Ingat, batas kedaluwarsa jangan sampai lewat. Telitilah waktu kedaluwarsa sebelum membeli kosmetika, “pungkas Zeta.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!