Batik Tegal Tampil Di Batik Fashion Week -Fimale Fast’15

batik copy

JAKARTA. Batik Tegal dengan berbagai motif dipamerkan menyemarakan Batik Fashion Week –FimelaFest’15 bertajuk Kembang Kirana Fashionshop di Batik Fashion Room (BFW) Mall Gandaria City, Jumat (02/10/15) malam. Kegiatan ini sebagai rangkaian Perayaan Hari Batik Nasional ke-6 Tahun 2015.  Sebanyak 10 model busana berbahan batik Tegal yang diciptakan dua orang designer terkenal yakni Mazuki dan Danjyo Hyoji ditampilkan bersama 110 kreasi designer kenamaan tanah air.

Kreasi kedua designer masing-masing dibawakan oleh lima orang model Batik Fashion Week yang diselenggarakan ole Yayasan Batik Indonesia (YBI), TnCo dan Fimela Network. Lima look atau tampilan pertama ditampilkan di sesi pertama atau di sequence 1 dengan menampilkan karya desginer Mazuki. Model yang membawakan busana karya Mazuki antara lain Patricia, Dea, Tatiana, J Ryan dan Ihsan. Sedangkan lima look pada sequence 5 karya designer Danjyo Hyoji diperagakan oleh Julia K, Fadz, Holly, Dhyo dan Vien.

Mazuki menggunakan bahan batik satu motif maupun kombinasi dua motif setiap tampilan. Antara lain Pilusan dan Cempaka Putih, Sido Mukti dan Beras Mawur, Ukel Rempok dan Beras Mawur, untuk laki-laki memakai baju putih kombinasi menggunakan banyak motif dan tampilan terakhir bermotif sido mukti.

Sementara designer Danjyo Hyoji menampilkan karyanya dengan baju dominan warna putih dengan kombinasi batik Tegal bermotif Jago Mogok, Kuku Macan, Ukel Rempok dan Cempaka Putih.

Walikota Tegal mengatakan dipamerkannya batik Tegal dalam Batik Fashion Show, sebagai upaya Pemerintah Kota Tegal dalam menginisiasi untuk melestarikan dan memajukan batik Tegal. “Sehingga batik Tegal itu benar-benar go international, dan sebagai pengguna pemakai batik Tegal tidak hanya saat-saat resmi saja tetapi bisa casual, sehari-hari dan saat berkerja dapat digunakan,” kata Walikota.

Dengan adanya Batik Fashion Show tersebut, menurut Walikota merupakan suatu pencerahan luar biasa. “Saya lihat bahwa potensi-potensi designer dengan kreasinya, mereka diberikan kain dan mereka bisa meng creat busana berbahan batik sehingga pakaiannya siap dikenakan,” ungkap Walikota yang menyebut batik Tegal paling bagus ketika ditampilkan. “Diantara kontestan tadi palling bagus adalah batik tegal, tentu saja,” tutur Walikota sumringah.

Sementara itu, Publishing Director Fimela.Com, Dian M Mulyadi mengatakan perkembangan dari aneka dunia fashion yang berlangsung saat ini di negeri Indonesia luar biasa. Kreator-kreator muda era ditigal saat ini telah mampu memberikan ide-ide cemerlang dan inspirasi baru yang menarik dan berdaya jual.

“Malam ini bertepatan dengan ulang tahun Fimela.Com yang kelima, saya dan YBI ingin berbagi kebanggaan dan merayakan asprirasi cantik para designer tanah air yang mendedikasikan kecintaan mereka pada kain batik melalui pagelaran Kembang Kirana. Terima kasih atas kehadiran anda semoga persembahan ini dapat dinikmati dan menjadi inspirasi,” ungkap Dian kepada hadirin.

Sementara Ketua Panitia Peringatan Hari Batik Nasional ke-6, Ine Hakim Tohir menyebut Kembang Kirana Fashionshop, yang dilaksanakan dalam rangka Fimela Fest Batik Fashion 2015 sebagai selebrasi tahunan fimela.com yang berpartner dengan YBI untuk menggerakan generasi muda dalam mengapresiasi, menjaga, melestarikan dan menjadikan batik warisan bangsa sebagai bagian dari gaya hidup.

Dengan mengangkat tema batik kembang dengan menampilkan 110 kreasi dari designer kenamaan tanah air. Fashion Show Kembang Kirana dimeriahkan oleh 5 Wanita yang sangat mewakili Indonesia, Andien, Iga Mawardi, Nina Tamam, Yuni Shara dan Rieka Roeslan.

“Batik Fashion Week bukan sekedar event tetapi merupakan gerakan anak-anak muda untuk lebih mencintai batik dan lebih menghargai batik sebagai warisan bangsa yang tahun ini diselenggarakan oleh YBI dengan Fimela.com,” pungkas Ine Hakim Tohir.[ita]

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!