Dewi Aryani Dan BNP2TKI Sosialisasi Perlindungan Migran Indonesia

Vimanews-TEGAL-Ratusan peserta dari tiga Kecamatan Dukuhturi, Adiwerna dan Talang menghadiri sosialisasi tentang penempatan dan perlindungan Migran Indonesia yang digelar Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan DR Dewi Aryani MSi bersama BNP2TKI, Selasa (20/2/18).

Acara yang dilaksanakan di Gedung KPRI Wandiri Dukuhturi dengan narasumber Anggota Komisi IX DPR RI DR Dewi Aryani MSi, Direktur Sosialisasi BNP2TKI A. Gatot SH., MH dan Kepala BP3TKI Semarang Jawa Tengah Suparjo SH.

DeAr panggilan akrab Dewi Aryani mengatakan dasar hukum dilaksanakannya sosialisasi itu berdasarkan amanat Undang – undang nomor 39 tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI ke luar negeri.

Menurut DeAr tujuan diadakannya sosialisasi itu untuk mencegah terjadinya penyaluran TKI secara non prosedural (TKI Ilegal), dimana akhir -akhir ini di sejumlah daerah masih terdapat kejadian termasuk kabupaten Tegal sebagai salah satu kantong penyalur TKI.

Pada kesempatan ini DEAR kembali mengingatkan ke masyarakat yang menentukan pilihan untuk bekerja diluar negeri supaya melalui jalur prosedural.

“Sosialisasi seperti ini sangat perlu dilakukan untuk antisipasi tenaga kerja keluar negeri secara illegal (tidak dilengkapi dokumen yang sah) bila terjadi permasalahan hukum atau deportasi akan sulit proses pengawasannya , jika melalui mekanisme dan pelatihan oleh BNP2TKI akan menjadikan TKI lebih merasa aman dalam penempatan dan perlindungan di negara tujuan,”ujar DeAr.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menambahkan sepertiga dari enam juta TKI bekerja sebagai asisten rumah tangga, menurutnya warga harus mulai merubah paradigma pandangan tentang TKI bukan hanya sebagai asisten rumah tangga melainkan banyak turunan pekerjaan professional lainnya sesuai kemampuan masing-masing, seperti TKI pelaut perikanan dimana Kabupaten Tegal merupakan kantong TKI pelaut perikanan.

“Oleh karena itu diperlukan sinergitas antar lembaga perlindungan TKI BNP2TKI maupun BP3TKI Semarang untuk mencegah dan meminimalisir TKI yang nonprosedural,”pungkas DeAr.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!