Dewi Aryani Jelaskan Sejarah Hari Kesehatan Nasional

Vimanews-SLAWI-Anggota komisi 9 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan DR. Dewi Aryani,MSi menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional ( HKN ) di Kabupaten Tegal, Selasa (13/11/18).

Kegiatan yang di laksanakan di Danasari kecamatan bojong Kabupaten Tegal dihadiri ratusan praktisi dan kader kesehatan diantaranya para dokter, bidan, perawat serta kader-kader posyandu.

Berbagai rangkaian kegiatan dilakukan meliputi launching Gerakan masyarakat hidup sehat, Jambore Kader Kesehatan dan lomba tari kreasi CTPS ( cuti tangan pakai sabun).

Peringatan Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada 12 November 2018 ini mengambil tema ‘Aku Cinta Sehat’ dengan subtema ‘Ayo Hidup Sehat Mulai dari Kita. Diangkatnya tema tersebut dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun ini agar menjadi momentum bagi semua insan untuk menyadari betapa pentingnya kesehatan.

Dewi Aryani dalam sambutannya meminta agar gaya hidup sehat hendaknya dimulai dari diri sendiri baru kemudian ditularkan kepada orang-orang tercinta di sekitar kita dan masyarakat pada umumnya.

” Hidup kita tanpa sehat jasmani rohani tidak bisa berbuat apa-apa. Tidak bisa ibadah dengan sempurna , tidak bisa berkiprah untuk masyarakat, tidak akan bisa berbuat apa-apa jadi tanamkan dalam diri sendiri dulu bahwa sehat adalah utama,”Kata Dewi.

Ternyata, menurut Dewi, ada kisah di balik penetapan tanggal 12 November sebagai Hari Kesehatan Nasional. Sejarah Hari Kesehatan Nasional rupanya berkaitan erat dengan presiden pertama Indonesia, Presiden Soekarno.

“Hari Kesehatan Nasional berawal dari wabah penyakit malaria yang berjangkit di Indonesia pada tahun 1959,” jelas DeAr.

Menilik sejarah pada dekade tersebut, penyakit malaria merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat indonesia.Penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Anopheles ini termasuk penyakit berbahaya pada masa itu karena telah merenggut ratusan ribu korban jiwa.

Oleh karenanya, lanjut Dewi, pemerintah yang pada waktu itu dipimpin oleh Presiden Soekarno berupaya melakukan pemberantasan malaria (malaria eradication) di seluruh penjuru wilayah Indonesia.

“Keberhasilan pemberantasan malaria terwujud pada 12 November 1964 dan kemudian diabadikan Hari Kesehatan Nasional yang pertama dan diperingati sampai sekarang, “terang Dewi.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!