Dewi Aryani: Menkes Harus Segera Gelorakan Penanggulangan Stunting

Vimanews-TEGAL-Menteri Kesehatan dan jajarannya harus segera mengambil sikap dalam penanggulangan stunting. Hal tersebut diungkapkan Dr Dewi Aryani, Sabtu (9/11/19).

Dewi mengatakan stunting adalah salah satu prioritas program Presiden Jokowi di bidang kesehatan.Kondisi gagal tumbuh yang bisa dialami oleh anak-anak yang mendapatkan gizi buruk, terkena infeksi berulang, dan stimulasi psikososialnya tidak memadai.

“Pada 12 November mendatang adalah peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), ini harus menjadi moment Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dalam menggelorakan program penanggulangan stunting secara nasional,” ujar Dewi.

Masih perlu 80 tahun lebih bagi Indonesia, kata Dewi untuk bisa menyamai Global Hunger Index (GHI) Negara maju. Karenanya program harus segera digalakkan secara nasional, dengan melibatkan seluruh stake holder dan semua aspek di berdayakan.

“Saat ini yang krusial dampak migrasi dari perdesaan ke kota. Masalah penanggulangan stunting menjadi sangat spesifik di perkotaan daerah kumuh. Ini yang harus juga di pikirkan dengan segala permasalahan sosial yang ada. Peluang semua meja posyandu harrs aktif  sebagai trouble desk untuk masyarakatnya, baik di desa-desa maupun di wilayah perkotaan kumuh,” katanya.

Menyambut bonus demografi tahun 2030, lanjut DeAr pembangunan SDM tidak akan efektif jika problem stunting tidak segera diambil tindakan konkrit, dan menyeluruh di semua wilayah negeri ini.

Mungkin, lanjutnya, pada periode pemerintahan sebelumnya, sudah banyak Kementerian dan lembaga yang melakukan berbagai program untuk mengentaskan stunting. Namun program-program tersebut belum terintegrasi dengan baik, jadi Kementerian dan lembaga terkait harus lebih sering duduk bersama agar konvergensi tersebut bisa terwujud.

“Kemenkes harus menjadi leading sector untuk hal tersebut. Berdayakan juga pemerintah daerah hingga level desa, untuk menjadi motor penggerak keberhasilan program penanggulangan stunting,” pungkasnya.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!