Iming Iming Pekerjaan Jadi Modus Pria Ini Cabuli Anak Dibawah Umur

Vimanews-BREBES-Tim gabungan Polsek Ketanggungan dan Satreskrim Polres Brebes mengamankan seorang pria yang merupakan pelaku tindak kejahatan asusila atau pencabulan kepada anak di bawah umur.

Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto menjelaskan pihaknya telah mengamankan pelaku pencabulan Sahroni (42) ber KTP Desa Sarinagen, Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung, Jawa Barat,

“Sahroni diamankan di rumahnya di Desa Kubangpari Kecamatan Ketanggungan,” kata Kapolres saat press release, Kamis (28/5/2020) di Mapolres Brebes.

Pelaku diringkus setelah diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial RN (14).

Kejadian, kata Kapolres, berawal saat terangka mengajak korban untuk bekerja di Sragen pada 4 April 2020 lalu.

“Oleh pelaku, korban dijanjikan untuk bekerja disebuah rumah makan masakan padang di Sragen dengan diiming-iming gaji Rp 900 ribu per bulan. Tapi, korban malah diajak ke sebuah rumah milik temannya,” terang Kapolres.

Korban, sambung Kapolres, disetubuhi pelaku sebanyak dua puluh kali di rumah temannya di Sragen.

“Dari pengakuan pelaku, telah menyetubuhi korban sebanyak 20 kali. Selama di Sragen, orang tua korban mencoba untuk menghubungi korban. Namun, telpon dan pesan singkat orang tua tidak ada jawaban dari korban,” jelas Gatot Yulianto.

Kendati demikian, pada 20 Mei 2020 lalu, mendadak korban menghubungi orang tuanya bahwa dirinya beserta pelaku akan pulang.

Sampai di Brebes, korban dijemput orang tuanya dan setibanya di rumah, korban langsung menceritakan kejadian yang dialami ke orang tuanya.

“Merasa tidak terima, orang tua korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Dan kami langsung bergerak menangkap pelaku,” ungkap Kapolres.

Barang bukti yang diamankan diantaranya, pakaian korban.

“Pelaku disangkakan dengan UU perlindungan anak sendiri, dan kurungan penjara selama sembilan tahun,” pungkasnya.






You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!