Korban Nelayan Hilang Di Perairan Tegal Belum Berhasil Ditemukan

Vimanews-TEGAL-Pencarian Korban Nelayan Muarereja yang hilang, Kamis (9/1/2020) siang terus dilakukan oleh Personel Satpolair Polres Tegal Kota dan DPC HNSI Kota Tegal, Jumat (10/1/2020).

Ketua HNSI Kota Tegal Riswanto melalui pesan singkat menjelaskan hari ini merupakan hari kedua pencarian Nelayan yang hilang.

“Namun, korban Nelayan yang hilang belum juga diketemukan setelah selama hampir dua jam lebih menyisir laut utara Tegal Dan Pantai,” jelas Riswanto.

Menurut Riswanto, selain dari DPC HNSI bersama Satpolari Polres Tegal Kota didukung personel Polair Polda Jateng. Pencarian juga dilakukan oleh Kapal Angkatan Laut Lanal Tegal Kaligung, KPLP dan BPBD Kota Tegal.

“Pencarian, terpaksa dihentikan karena cuaca dan ombak yang tidak bersahabat,” terangnya.

Kasat Polair Polres Tegal Kota AKP Toto Hadi. P menjelaskan sejak pukul 07.30 WIB pihaknya bersama Ketua DPC HNSI dan BKO Polair Polda telah melakukan pencarian korban nelayan yang hilang dengan kapal patroli Satpolair (C3 No.IX – 1022).

“Pencarian dilakukan dengan penyisiran, dimulai dari sebelah barat perairan Tegal (Kaligangsa – mendekati Brebes) sampai dengan sebelah timur perairan Tegal (muara sungai Ketiwon – Tegal Kabupaten),” kata Kasat Polair melalui pesan singkat ,Jumat (10/1/2020) sore.

Penyisiran, kata Toto dilakukan secara bolak balik dari ujung barat ke ujung timur dan ke utara.

“Kegiatan SAR ini juga dilakukan dengan berkordinasi dengan TNI AL, KPLP, BPBD (Basarnas) dan melibatkan komunitas nelayan setempat,” ujarnya.

Diperkirakan, korban sudah bergeser jauh dari lokasi awal korban jatuh karena arus cukup kencang yang mengarah ke arah timur.

Apabila besok cuaca memungkinkan, imbuhnya, akan dilakukan pencarian kembali.

“Kita lihat situasi besok, apakah memungkinkan untuk dilakukan pencarian lagi,” tutupnya.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!