Pemkot Tegal Segel 23 Ruko Pasar Sore

Vimanews-TEGAL-Pemerintah Kota Tegal mengambil alih dan melakukan penyegelan terhadap 23 ruko Pasar Sore di Jalan Letjen Suprapto Kota Tegal, Senin (27/7/2020).

Penyegelan ruko ruko tersebut dipantau langsung oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono didampingi Wakil Wali Kota Muhamad Jumadi, Sekda Kota Tegal serta jajaran Forkopimda Kota Tegal.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan dan penertiban aset yang sudah delapan tahun bermasalah.

Mestinya, menurut Dedy Yon, sejak delapan tahun lalu, tepatnya pada 2012, aset Pasar Sore Kota Tegal sudah dikembalikan ke Pemerintah Kota Tegal. Karena, Hak Guna Bangunan (HGB) sudah berakhir pada 2012.

“Kita mengamankan ruko berjumlah 23 unit dengan 11 orang. Saya juga berharap tanggungan selama delapan tahun segera diselesaikan,” ujar Dedy Yon.

Total kerugian selama delapan tahun, kata Dedy Yon diperkirakan mencapai Rp 1,7 miliar.

“Saat ini ruko Pasar Sore Kota Tegal, harus dikosongkan terlebih dahulu.Jika kerugian selama delapan tahun sudah bisa terselesaikan, maka pedagang lama bisa melanjutkan sewa,” kata Dedy Yon.

Sementara, sambung Dedy Yon aset diamankan dulu, nanti kalau mau dilanjutkan akan dilakukan MoU dengan sistem sewa per tahun dengan syarat kerugian negara selama delapan tahun harus diselesaikan.

Penasihat hukum pedagang Pasar Sore, Bani Adam meminta, pemerintah kota menunggu keputusan dari Mahkamah Agung (MA).

“Poses hukum masih berlangsung di tingkat MA. Pihaknya saat ini sedang melakukan peninjauan kembali (PK),” jelasnya.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!