Dukung Swasembada Garam,KKP Gelar Unjuk Kerja Inkubator Bisnis

panengaram2

BREBES. Dalam rangka meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten serta mengembangkan incubator bisnis di sektor kelautan dan perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui badan pengembangan SDM dan pemberdayaan masyarakat kelautan dan perikanan (BPSDM KP), secara bertahap akan membangun 24 taman teknologi (technopark) kelautan dan perikanan pada tahun 2015-2016.

Peluncuran technopark ini telah dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada bulan Juni 2015 lalu di Jakarta.

Sebagai salah satu implementasi taman teknologi kelautan dan KP menggelar unjuk kerja teknologi kelautan dan perikanan pada indikator bisnis garam Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Tegal di tambak garam Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes, Sabtu (31/10/2015).

Adapun unjuk kerja teknologi garam BPPP Tegal sekaligus panen garam di tambak garam Desa Kaliwlingi dihadiri oleh Bupati Brebes Idza Priyanti dan Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan (Puslat KP) BPSDM KP Mulyoto.

Mulyoto disela panen garam di Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes mengatakan pembangunan technopark yang akan dibangun di seluruh Kota dan Kabupaten penghasil garam di Indonesia berfungsi sebagai pusat penerapan pusat teknologi dan mendorong perekonomian petani garam.

Selain itu, juga sebagai tempat pelatihan, pemasangan, diseminasi teknologi, dan advokasi bisnis ke masyarakat luas.

“Program technopark ini merupakan implementasi progran Nawa Cita kabinet kerja, khususnya poin ke enam yakni meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional,”ujar Mulyoto.

Mulyoto menambahkan, dari 100 technopark yang akan dibangun diseluruh Indonesia, KKP bertanggung jawab untuk membangun 24 technopark salah satunya Bahari technopark Tegal.[ita]

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!