Makanan dan Minuman Berbahaya Masih Dijual di Pasar Tradisional

Vimanews-BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes berhasil menemukan sejumlah makanan dan minuman kadaluarsa yang masih di jual di sejumlah pasar tradisional.

Makanan dan minuman (Mamin) tidak layak edar itu didapati saat Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas UMKM dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Diskominfotik dan Satpol PP melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional di wilayah Kecamatan Jatibarang dan Songgom dua hari lalu.

Kepala Dinkes Kabupaten Brebes melalui Kabid Sumber Daya Kesehatan Ineke Tri Sulistyowaty mengungkapkan, kegiatan sidak dilakukan untuk mengedukasi kepada para pedagang guna meminimalisir beredarnya mamin berbahaya.

Selain mamin kadaluarsa, pedagang juga dihimbau untuk tidak menjajakan makanan dan minuman yang mengandung pewarna tekstil dan pengawet kimia.

“Berdasarkan hasil sidak dua hari terakhir. Masih banyak ditemukan mamin sudah kedaluwarsa, mengandung pengawet dan pewarna tekstil diedarkan,”terang Ineke kepada awak media, kemarin.

Dikatakan, sejumlah temuan tersebut tersebar di Pasar Songgom dan Jatibarang pada sidak Senin (12/4/21) lalu. Hasilnya, banyak ditemukan mamin kedaluwarsa dan tidak mengantongi izin BPOM.

Selanjutnya, sidak di Pasar Tanjung dan Kersana, Rabu (14/4/21) ditemukan mamin mengandung zat berbahaya. Khususnya, pewarna tekstil dan pengawet yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Sehingga, hasil temuan mamin tersebut dibeli untuk kemudian disita dan dilakukan uji sample di lab.

“Banyak juga, penjual yang masih mencampur antara mamin dengan obat. Pedagang menjual obat keras dan jamu mengandung kimia berbahaya. Serta, makanan beku pakai PIRT padahal harusnya BPOM,” ujarnya.

Ineke menuturkan, sesuai jadwal edukasi dan penyuluhan peredaran mamin kedaluwarsa dan mengandung zat berbahaya. Rencananya akan terus dilaksanakan hingga awal Mei mendatang secara berkala. Teknisnya, menyasar semua pasar tradisional, toko ritel hingga pedagang grosir secara acak. (Harviyanto)

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!